Menkokesra Minta Berlakukan Tanggap Darurat Di Karo

MENKOKESRA Agung Laksono dan Wagubsu Tengku Erry Nuradi menyapa pengungsi di jambur Sempakata Kabanjahe. (KaroNews/Adhif)

MENKOKESRA Agung Laksono dan Wagubsu Tengku Erry Nuradi menyapa pengungsi di jambur Sempakata Kabanjahe. (KaroNews/Adhif)

KABANJAHE (KaroNews)

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono meminta Pemerintah Kabupaten Karo segera menetapkan masa tanggap darurat untuk penanganan letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo.

“Tanggap darurat ini diperlukan sebagai periode yang harus dilakukan sebagai salah satu prosedur dalam menghadapi bencana,” ujar Menkokesra menjawab KaroNews, disela-sela kunjungan kerjanya ke Posko Utama Bencana Alam Gunung Sinabung di Kabanjahe, Selasa (17/9/2013) sore.

Dikatakannya, hal ini diperlukan untuk mempermudah distribusi bantuan hingga ke masyarakat. Ketika ada evakuasi dalam situasi bencana, imbuhnya, maka hal tersebut merupakan salah satu langkah ke dalam kondisi tanggap darurat.

Pada masa tersebut, dilakukan penghitungan jumlah korban evakuasi dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan serta melakukan langkah-langkah yang tidak bisa dihindari, seperti menyediakan makanan bagi pengungsi, penyediaan tenda dan sebagainya.

“Setelah itu, masuk ke masa transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi. Pada masa ini akan dilakukan penghitungan terhadap kerugian, baik itu kerugian jiwa. Tapi, ini harus diawali dengan tanggap darurat,” tukasnya.

Sementara, dihadapan ribuan pengungsi di Jambur Sempakata Kabanjahe, Menkokesra meminta masyarakat untuk sabar dan mengikuti arahan dari pemerintah. Masyarakat hendaknya kembali ketika keadaan benar-benar aman.

“Untungnya disini ada jambur yang sudah dilengkapi sanitasi dan sebagainya. Tempat seperti ini tidak ada di Jakarta,” katanya.

Senada dengan Menkokesra, Wagubsu Tengku Erry Nuradi juga meminta Pemkab Karo membuat surat tentang kondisi bencana dan penetapan masa tanggap darurat setelah berkoordinasi dengan lembaga yang berkompeten. Selain itu, Wagubsu juga meminta Bupati membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPD) di Karo.

Dalam kunjungannya, Menkokesra juga menyerahkan bantuan berupa lauk pauk sebanyak 5000 paket, tenda gulung 250 lembar dan uang Rp. 300 juta. (adhif/adm)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: