Aniaya Ketua PPM Kabanjahe, Oknum Perwira Polres Tanah Karo diadukan

Berlin Sinuhaji didampingi kuasa hukumnya memberikan pengaduan ke Mapolres Tanah Karo. (KAROPress/Abdullah Lathif Manjorang)

Kabanjahe (KAROPress)

Berlin Sinuhaji (38), yang mengaku korban penganiayaan yang dilakukan oknum perwira Polres Karo, Ipda Oscar dkk, membuat pengaduan secara resmi ke Sentra Pelayanan Kemasyarakatan (SPK) di Mapolres Karo, Kamis (19/05/2011) sekira pukul 23.15 WIB.

Berlin Sinuhaji yang didampingi kuasa hukumnya, Rivalino Bukit, beserta pengurus PPM Kabupaten Karo mendatangi Mapolres Karo membuat pengaduan resmi atas pribadinya sebagai korban penganiayaan oknum perwira Polres Tanah Karo, Kanit Opsnal Ipda Oscar.

Sebelum pengaduan tersebut diajukan, Kapolres Tanah Karo, AKBP Agung Prasetyoko, bersama sejumlah perwira Polres Tanah Karo terlebih dahulu mendatangi rumah Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kecamatan Kabanjahe ini di Berastagi.

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polres Tanah Karo itu untuk membesuk korban termasuk menanggung biaya perawatan dan meminta perdamaian. Namun hal itu ditolak pihak keluarga Berlin Sinuhaji yang saat itu didampingi Ketua PPM Kabupaten Karo, Lia Hambali dan Sekretarisnya Jefri Sebayang.

Usai membuat pengaduan, Berlin selanjutnya diperiksa di salah satu ruang juru periksa Reserse Polres Karo hingga Jumat (20/05/2011) Pukul 02.30 WIB dinihari. Korban diperiksa secara maraton. Malah Kapolres Karo, AKBP Ignatius Agung juga terlihat menyaksikan jalannya pemeriksaan tersebut.

Sebelumnya, kepada KAROPress Berlin �yang merupakan pemilik Kafe Jenni ini menceritakan, kejadian itu berawal saat tim dari Polres Tanah Karo melakukan razia di kafe miliknya, sekitar Pukul 01.00 WIB, Minggu (15/05/2011). Saat itu, ia meminta surat tugas pelaksanaan razia kepada petugas.

�Tapi nggak ada yang menjawab. Setelah itu mereka pergi sebentar. Tak lama kemudian, mereka kembali meminta izin kafe dan bertanya tentang KTP anggota saya. Polisi langsung bertanya tentang KTP anggota saya. Saya tidak tahu mereka punya KTP atau tidak, tapi sepuluh orang anggota saya dibawa,� ujarnya.

Kemudian, pagi harinya, Berlin menuju Mapolres Tanah Karo untuk mempertanyakan perihal penangkapan karyawannya. Namun, ia diarahkan kepada Kasat Reskrim AKP Harry Azhar. Usai makan siang, ia pun menemui Kasat Reskrim ke rumah dinasnya di Jalan Bhayangkara, Kabanjahe.

Setelah permisi kepada petugas piket dan beberapa saat menunggu, ia pun bertemu dengan Kasat Reskrim AKP Harry Azhar. Kasat Reskrim sendiri sempat bertanya kenapa rumahnya didatangi Berlin dan rekan-rekannya. Setelah dijelaskan, ia meminta agar rekan-rekan Berlin diminta meninggalkan kediamannya dan berbicara empat mata.

�Pembicaraan kami sebenarnya sudah enak dan mulai menemui jalan tengah. Kira-kira hampir satu jam kami bicara, datang (Kanit Opsnal Polres Tanah Karo) Oscar dan anggotanya. Ia menanyakan maksud kedatangan saya dan meminta saya berdiri. Disitulah saya langsung dipukuli ramai-ramai. Disebelah kiri saya Kasat. Entah ada niat bagus untuk melerai, saya tidak tahu. Tapi ada kata-kata Kasat untuk melerai,� katanya.

Kemudian, Oscar selanjutnya mengambil baret PPM milik Berlin dan membuangnya. �Ini apa ini baret PPM. Kau bawa nama ormas disini. Saya sudah sering masuk asrama. Kamu mau TNI, mau apa, saya tidak takut,� ujar Ipda Oscar seperti ditirukan Berlin.

Selanjutnya, Berlin menuju Rumah Sakit Flora untuk mengobati lukanya dan kembali menuju kafenya. Tiba-tiba datang dua mobil dan satu sepeda motor dan berlin pun kembali dikeroyok didepan umum karena kebetulan posisi kafenya berada di depan sebuah SPBU.

�Mungkin saya dibuntuti. Datang dua mobil satu sepeda motor. Satu mobil sedan, satu lagi mobil B 88 OSC, yang itu semuanya Reserse. Saya dikeroyok dua orang didepan umum, juga oleh Oscar dan seorang anggotanya didepan Kasat. Anggota saya juga ada dua orang yang melihat,� ungkapnya.

Kasat Reskrim, AKP Harry Azhar Harahap, yang dikonfirmasi membantah adanya penganiayaan sebagaimana dituduhkan korban Berlin Sinuhaji maupun membantah tudingan mencampakkan topi berlambang salah satu organisasi.

�Ipda Oscar hanya menarik tangan Berlin Sinuhaji supaya keluar dari rumah dinas Saya,� ujar Harry didampingi Kanit Opsnal Ipda Oscar.

Sementara Ipda Oscar mengatakan bahwa apa yang dituduhkan pihak Berlin Sinuhaji, adalah pencemaran nama baik. �Akan saya adukan ke institusi kepolisian, karena telah mencemarkan nama baik saya,� kilahnya. (kp/adm)

ABDULLAH LATHIF MANJORANG

3 Responses to Aniaya Ketua PPM Kabanjahe, Oknum Perwira Polres Tanah Karo diadukan

  1. jojng says:

    polisi gak ada otak sok jago santet aja biar mampus

  2. jojng says:

    polisi gak ada otak sok jaga santet aja biar mampus

  3. yogamedan says:

    mejuah juah mari kita lestarikan budaya karo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: