Malam takbir ala pengungsi Sinabung

Kabanjahe (KAROPress)

Bila dibanyak tempat malam takbiran dirayakan dengan cukup meriah, namun hal itu tidak berlaku bagi korban Gunung Sinabung yang saat ini mengungsi di sejumlah posko pengungsian di Kabanjahe.

Pantauan KAROPress, Kamis (09/09/2010) malam, di Jambur Lige Kabanjahe, tidak ada acara yang menandakan bahwa malam ini merupakan malam Idul Fitri, yang diadakan setahun sekali. Ditempat ini, hanya tampak adanya pengumuman dari pihak posko tentang bantuan yang terus mengalir, tidak ada gema takbir yang terdengar.

Padahal jambur ini diisi oleh 3.200 jiwa, yang merupakan posko terbanyak kedua setelah Jambur Adil Makmur Kabanjahe yang dihuni 4.937 jiwa.

Hal yang sama juga tampak di Jambur Adil Makmur.Kabanjahe. Ditempat ini, diisi oleh ceramah oleh salah satu tokoh agama diluar Islam. Isi ceramahnya berisikan tentang kejadian bencana serta hubungannya dengan ajaran yang dianutnya.

Beberapa umat Islam yang berada di tempat ini juga tampak ikut-ikutan mendengarkan isi khotbah pria tersebut. Sementara, umat Islam lainnya, mencoba beristirahat sembari memejamkan matanya.

Berbeda dengan kedua tempat ini, di Jambur Taras Berastagi, satu lembaga mengadakan acara takbiran bersama. Umat Islam di Jambur berpenghuni 2775 jiwa ini dipandu untuk mengucapkan lafaz-lafaz Allah, sehingga suasana malam takbir nya menjadi lebih kental. (kp/reg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: