SINABUNG MELETUS : Permintaan SBY dianggap angin lalu?

Presiden SBY saat berada di desa Perteguhen kecamatan Simpang Empat. (KAROPress/Adhif)

Simpang Empat (KAROPress)

Permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar pemerintah daerah fokuskan diri dalam penanganan kesehatan di posko pengungsian sepertinya sulit terwujud dalam waktu dekat. Pasalnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Diana Br Ginting, tengah berada di Belanda, Senin (06/09/2010).

Informasi dihimpun KAROPress, sejak beberapa hari lalu, ia bersama beberapa Kadis di Pemkab Karo plesiran menuju Belanda yang katanya dalam rangka peningkatan kerjasama antara Pemkab Karo dengan kota Zundert. Pertanyaannya, apakah pesan Presiden itu akan tersampaikan kepadanya?

Padahal, dalam sambutannya di dua lokasi pengungsian, Jambur Sempakata dan Jambur Tuah Lopati, serta di Posko Utama Penanggulangan Bencana, SBY berulangkali menekankan perlunya penanganan kesehatan bagi para pengungsi untuk mencegah penyakit menular atau wabah.

Selain itu, SBY meminta penanganan dalam upaya menghilangkan trauma korban yang sebenarnya sangat krusial, karena jika dibiarkan, rasa ketakutan warga di sekitar Gunung Sinabung akan tetap membeku yang dikhawatirkan dapat berdampak buruk pada mentalitas mereka.

Saya tekankan kepada semua pihak, penanganan kesehatan harus menjadi fokus utama pada penanganan pengungsi. Jangan dibiarkan agar tidak menjadi wabah nantinya, pesan SBY saat itu.

Apalagi, hal inilah yang menjadi salah satu alasan presiden untuk berkunjung ke Karo, yaitu untuk memberikan semangat dan rasa menunjukkan adanya kepedulian dari pemerintah terhadap pengungsi.

Bukan hanya di daerah ini, tempat lain di yang terkena bencana saya datangi, salah satunya untuk memberikan perasaan aman dan nyaman warga, seperti di Jogja, walaupun banyak menuai kritik, saya rela tidur bersama pengungsi sambil bermain gitar di tengah-tengah pengungsi, tutur SBY.

Namun, sepertinya solidaritas tinggi yang dijalankan Presiden terkesan tak sejalan dengan beberapa pejabat Karo, mereka lebih memilih menjalankan agenda lamanya berkunjung di negeri kincir angin tanpa melihat urgensi yang sedang terjadi di daerahnya sendiri.

Tipe pejabat daerah memang masih seperti ini, tak punya hati dan perasaan, kita akan tantang mereka memaparkan kepada publik alasan mereka pergi meninggalkan pengungsi hingga hari ini. Presiden saja turun langsung, masa pejabat daerah kabur, tukas Iwan Depari, tokoh masyarakat Berastagi. (kp/reg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: