Gunung Sinabung masih sandang status AWAS

Gunung Sinabung masih mengeluarkan asap tabal. (KAROPress/Adhif)

Kabanjahe (KAROPress)

Kepala Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono, mengatakan, aktivitas Gunung Sinabung masih terus mengalami peningkatan. Hal ini ditandai dengan terjadinya gempa hembusan dan gempa vulkanik sebanyak 25 kali, sampai tadi sore sekitar pukul 15.00 WIB.

“Gunung Sinabung di Kabupaten Karo masih dalam status AWAS, Aktivitasnya masih terus mengalami peningkatan,” ujar Surono dalam siaran pers lewat surat Surat BPVMBG nomor 1712/45/BGL,V/2010 diterima KAROPress di Kabanjahe, Kamis (02/09/2010) malam.

Dikatakannya, perkembangan kegiatan gunung Sinabung tanggal sepanjang hari ini hingga pukul 12.00 Wib, menunjukkan hasil rekaman kegiatan gunung Sinabung mengalami peningkatan aktivitas vulkanik dibarengi dengan gempa hembusan dan vulkanik dengan rutinitas yang cukup tinggi.

Warga yang berada diluar radius 6 km diperbolehkan kembali kerumah. (KAROPress/Adhif)

Dengan status AWAS yang masih disandang Gunung Sinabung, BPVMBG merekomendasikan agar masyarakat yang bermukim dan beraktivitas dalam radius 6 kilometer dari kawah aktif agar diungsikan ke tempat aman.

Status gunung Sinabung masih AWAS. (KAROPress/Adhif)

“Jika ada hujan abu cukup deras, agar masyarakat menggunakan masker penutup hidung dan mulut serta menutup sumber air untuk keperluan minum,” ujarnya.

Kemudian, karena Gunung Sinabung tidak diketahui aktivitasnya dan sifat letusannya, maka BPVMBG meminta masyarakat bersabar mengikuti arahan pemerintah daerah dan pemerintah daerah agar senantiasa berkoordinasi dengan tim ahli di lapangan.

Kemudian, lantaran saat ini gunung Sinabung sering turun hujan, masyarakat yang bermukim di bantaran sungai yang berhulu di puncak gunung Sinabung agar mewaspadai kemungkinan terjadinya bahaya skunder berupa banjir lahar.

Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Soetrisno, yang ditemui KAROPress mengatakan, pihaknya masih berupaya agar masyarakat yang tinggal dalam radius 6 km agar tetap bersabar tinggal di posko penampungan.

Warga dalam radius 6 km dari Gunung Sinabung agar jangan kembali kerumah. (KAROPress/Adhif)

“Untuk yang berada dijalur aman, diluar radius 6 km, kalau pun hendak kembali ke rumah, dipersilahkan,” ujarnya.

Wilayah yang masuk zona siaga radius 6 kilometer dari Sinabung adalah, kecamatan Simpang Empat meliputi desa Beganding, Tigapancur, Berastepu, Pintu Besi, Gamber dan Kutatengah. Kecamatan Naman Teran meliputi, desa Sigarang-garang, Bekerah, Simacem, Sukanalu Teran, Kuta Tonggal, Naman, Kutambelin, Kutarayat dan Kutagugung.

Kecamatan Payung meliputi desa Payung, Sukameriah, Gurukinayan, Selandi dan Ujung Payung serta kecamatan Tiganderket meliputi, desa Tiganderket, Tanjung Merawa, Perbaji, Temburun, Mardingding dan Kutambaru. (kp/reg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: