Bupati Karo : Tidak membahayakan, jangan panik

Seorang bocah yang ikut mengungsi. (KAROPress/Adhif)

Kabanjahe (KAROPress)

Bupati Karo, Daulat Daniel Sinulingga, mengatakan, kondisi sementara Gunung Sinabung sudah aman. Pihaknya melalui Dinas Pertambangan sudah melakukan pemeriksaan di sejumlah aliran air disekitar gunung yang memiliki ketinggian 2.415 meter.

Tidak membahayakan. Saat ini, kalau warga sudah ingin kembali, boleh. Namun, kalau masih was-was silahkan menginap disini, ujar Bupati kepada KAROPress, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo di Kabanjahe, malam ini.

Dikatakannya, hasil penelitian sementara, letusan tersebut diakibatkan curah hujan yang tinggi. Kemudian, air hujan tersebut mengumpul di kawah gunung. Berkumpulnya air hujan yang banyak di kawah menyebabkan letusan, setelah bertemunya air dingin dan air panas, katanya.

Bupati menambahkan, untuk mencari kepastian penyebab letusan tersebut, Sabtu (28/8), pihaknya telah mengundang pihak departemen pertambangan dan energi yang menangani hal itu di Bandung untuk mengkonfirmasikan kondisi gunung Sinabung tersebut.

Walaupun demikian kita masih akan menunggu hasil penelitian dari para ahli yang akan turun besok hari, ujarnya.

Sementara, para pengungsi ditampung di sejumlah tempat di Kabanjahe, diantaranya di pendopo rumah dinas bupati Karo, Jambur Lige, Jambur Adil makmur, Jambur Dalihan Natolu dan beberapa tempat lainnya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,Bupati Karo menghimbau warga agar jangan seluruhnya meninggalkan Desa. Saya harapkan agar beberapa diantara warga kembali ke Desa untuk berjaga-jaga guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dari orang-orang yang mencari kesempatan dalam kesempitan, harapnya.

Informasi yang dikumpulkan KAROPress di lokasi, sejumlah warga pengungsi yang telah sampai di Kabanjahe berasal dari Desa Bekerah, Simacem, Sukanalu Teran, Kutagugung, Berastepu, Sigarang-garang, Naman, Ndeskati dan desa lainnya

Di lokasi pengungsian, Pemkab Karo sudah menyediakan bantuan medis, makanan dan air mineral. Disamping itu, juga terlihat dua unit mobil milik Polres Karo yang dipersiapkan untuk mengantar warga bila ingin kembali dikampung halamannya.

Sejumlah warga desa Sukanalu dilaporkan mengalami cedera ketika berlarian dan berdesak-desakan naik kenderaan ketika keluar dari desa. Namun, sudah ditangani secara medis. Tidak ada ditemukan korban jiwa dalam kejadian ini.

Hingga pukul 00.00 Wib malam ini, warga yang berada di lokasi pengungsian sudah terlihat berkurang. Selain ada yang kemabli kekampung halamannya, juga ada yang memilih untuk menginap di rumah sanak saudaranya yang berada di Kabanjahe dan sekitarnya.

Sebelumnya, sekitar Pukul 18.00 Wib tadi Gunung Sinabung mengeluarkan sebuah letusan api keras diikuti gumpalan asap tebal. Semburan belerang berupa asap dan pasir dari perut gunung Sinabung ke udara terjadi sekitar pukul 18.00 hingga 19.00 Wib.

Semburan tersebut menyelimuti kawasan sinabung hingga perkampungan yang ada disekitarnya. Asap yang mengandung belerang tersebut menyebabkan warga sulit bernapas dan suasana menjadi gelap gulita, sehingga menyebabkan warga panik dan berhamburan mengungsi keluar dari desa. (kp/reg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: