JPRMI tolak Zarima jadi Bupati Karo

Kabanjahe (KAROPress)

Meski sudah membatalkan niatnya, kabar Zarima, artis yang sempat disebut sebagai ‘Ratu Ekstasi’, seputar pencalonannya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Karo membuat gerah sejumlah organisasi masyarakat di daerah tersebut.

Bahkan, nada penolakan pun langsung dikeluarkan. JPRMI Karo secara tegas menolak pencalonan Zarima dalam Pilkada Bupati Karo ini, tukas ketua umum PD Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Kabupaten Karo, Rulianto, didampingi sekretarisnya, Abdullah Lathif Manjorang, kepada KAROPress di Kabanjahe, Jumat (30/04/2010).

Rulianto mengaku sempat kaget mendengar kabar tersebut. Pasalnya, ia mengherankan hal yang melatarbelakangi niat pemilik nama lengkap Zarima Mirafsur itu memilih untuk mencalonkan diri menjadi bupati di kabupaten Karo.

Sangat heran sekali. Kok dia bisa memilih kesini, daerah yang sangat jauh dari kampung halamannya. Itu sebuah tanda tanya besar, katanya.

Sementara, Manjorang menambahkan, latar belakang sebagai Ratu Ekstasi ditambah lagi persoalan-persoalan lain di masa lalu Zarima, jelas akan menimbulkan penolakan dari masyarakat Karo selain akan memunculkan image negatif terhadap daerah ini

Ia pernah dipenjara karena terbukti memiliki 30 ribu pil ekstasi. Saat masih dalam penjara, Zarima juga melahirkan bayi perempuan yang tidak diketahui ayah anaknya. Kita harus menyadari ini. Apabila suatu kaum dipimpin orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuran, pungkasnya.

Senada dengan JPRMI, Ketua Umum Majlis Tafsir Al Quran (MTA) Kabupaten Karo, Ramlan Meliala mengajak masyarakat Karo untuk memilih pemimpin yang mempunyai kredibilitas, kapebilitas, integritas dan jiwa paternalistik.

Yang paling penting tidak cacat moral dan memiliki track record yang baik serta memahami dan menguasai seluk beluk daerah agar dapat memperbaiki Karo yang lebih baik di masa mendatang, ujarnya.

Seperti diketahui, Ferry Juan, yang mengaku ayah biologis anak Zarima, membeberkan bahwa Zarima akan mencalonkan diri menjadi bupati Karo pada Pilkada mendatang. Namun, dinihari tadi, sang ‘Ratu Ekstasi’ akhirnya memutuskan mundur dari pencalonan ini. (kp/reg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: