Dua pelaku curanmor antar provinsi dibekuk polisi

Kabanjahe (KAROPress)

Polres Karo yang tengah melakukan sweeping mencegah masuknya jaringan teroris, di perbatasan Karo-NAD berhasil membekuk dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Rabu (10/03/2010) sekira pukul 23.00 WIB, yang diduga kerap kali menjalankan aksinya antar provinsi, di Medan dan Aceh Tenggara.

Informasi dihimpun KAROPress, petugas gabungan saat itu sedang melakukan sweeping, melakukan razia kenderaan roda dua maupun roda empat yang datang dari arah medan begitu juga dari NAD, .

Selanjutnya, petugas menghentikan sebuah mobil mewah jenis Kijang Kapsul warna hitam BK 999 VS yang datang dari arah Medan yang belakangan diketahui dikemudikan Ramli Pinem (35), warga jalan Blang Kejeren Tanah Merah kabupaten Aceh Tenggara.

Di mobil tersebut, terdapat dua unit sepeda motor, masing-masing Yamaha Mio BK 3051 XC dan Honda Supra Fit BK 5198 PQ serta dua buah speaker bermerek Polytron. Saat ditanyakan tentang kelengkapan surat kedua kendaraan itu, Ramli mengaku bahwa sepeda motor tersebut bukan miliknya, melainkan kepunyaan dua orang mengikutinya dibelakang mengendarai sepeda motor

Selang beberapa saat, petugas lantas menghentikan pengendara sepeda motor yang dimaksud dan langsung membawa kedua pengendara sepeda motor itu ke Mapolsek Tiga Binanga.

Pengakuannya kepada petugas, seorang yang mengendarai Yamaha Vega R BK 6956 VE, mengaku bernama Muhammad Rais (36), warga desa Perumahan Indah kabupaten Aceh Tenggara, sedangkan rekannya Asdi Sekedang (36), warga Kampung Trutung Magara Lawe Pasaran Kecamatan Lawe Sumuh kabupaten Aceh Tenggara yang mengendarai Yamaha Vixion BK 4261 XJ.

Saat pemeriksaan, keduanya sempat berusaha mengelabui petugas dengan saling adu mulut seolah-olah mereka tidak saling kenal. Namun, petugas tidak mau terkecoh dengan pernyataan mereka. Akhirnya, kedua pelaku mengaku bahwa sepeda motor yang berada didalam mobil itu berikut yang dipakainya adalah milik oknum TNI berinisial J berpangkat Kapten, warga Simpang Gudang Medan.

Sementara, mobil kijang kapsul yang digunakan Ramli Pinem merupakan milik oknum Polisi berinisial BD yang biasanya digunakan untuk pengangkutan Aceh Tenggara-Medan secara ilegal. Polisi itu ditengarai pernah menjabat menjadi Waka Polres Dairi.

Kapolres Karo melalui kasat Reskrim AKP Lukmin Siregar, yang dikonfirmasi, Kamis (11/03/2010), membenarkan penangkapan para pelaku curanmor tersebut.

Anggota kita yang berada di Pos Mapolsek Tigabinanga. Berkat bimbingan Pak Kapolres berhasil mengamankannya. Kini tersangka berikut barang buktinya telah kita amankan di Mapolres Karo, kata Lukmin. (kp/reg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: