JPRMI : Jangan Latah Rayakan Valentine Day

(iluvislam)

Kabanjahe (KAROPress)

Jaringan Pemuda dan Remaja Islam Indonesia (JPRMI) Kabupaten Karo menghimbau pemuda dan remaja Islam untuk tidak latah merayakan Valentine Day. Perayaan yang disimbolkan sebagai hari kasih sayang itu dinilai bukan merupakan kewajiban kultur, peradaban dan pengalaman religius bangsa Indonesia.

Dalam ajaran Islam, Valentine Day itu bagai langit dan kerak bumi. Cari saja di Al Quran, kitab hadits ataupun kitab fikih. Tidak satupun ulama yang menganjurkan Valentine Day, ujar Ketua Umum JPRMI Kabupaten Karo, Rulianto didampingi Sekretarisnya, Abdullah Lathif Manjorang di Kabanjahe, Jumat (12/02/10).

Rulianto mengaku sangat menyayangkan sikap sebagian umat Islam yang ikut-ikutan merayakan Valentine. Padahal, imbuhnya, dalam perayaannya, gerbang susila dan moral agama yang sebelumnya memang sudah tidak dijaga, makin dibuka lebar.

Dengan dalih pembuktian cinta, perayaan Valentine kerapkali diisi dengan kemaksiatan, seperti seks bebas, miras, hura-hura dan pacaran. Akibatnya, sampai saat ini keduanya bagai dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan, tukasnya.

Menurutnya, Islam tidak melarang orang bergembira, apalagi berbagi kado kepada orang yang amat dicintai yang telah halal, bahkan menganggap setiap hari sebagai hari cinta. Namun, latah meniru tradisi bangsa lain, apalagi akar sejarahnya tidak jelas sungguh bertentangan yang sangat ditekankan dalam akhlak.

Faktanya, ini merupakan tradisi maksiat yang berasal dari bangsa Yunani kuno, dikemas dengan kalimat bahasa yang menarik, hari kasih sayang atau cinta dan kesuburan, sehingga kalimat bahasa ini mampu menarik dan diminati anak-anak remaja di Indonesia, tuturnya.

Sementara, Abdullah Lathif Manjorang menambahkan, upaya JPRMI Karo untuk membentengi pengaruh Valentine Day bagi pemuda dan remaja Islam di Karo, pihaknya akan menggelar acara Seminar Akademi Makkah di SKB Berastagi pada Minggu (14/2).

Rencananya, acara ini akan diikuti seluruh organisasi kepemudaan Islam dan remaja masjid se-Kabupaten Karo. Acara ini diharapkan bisa mengimbangi perayaan Valentine di tempat-tempat lain. Setidaknya, pemuda dan remaja kita mendapatkan pemahaman dari narasumber kita nanti, pungkasnya. (kp/reg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: