Kejatisu sita Alkes RSU Kabanjahe senilai Rp 1,4 Milyar

SEGEL : Salah seorang anggota Tim Penyidikan Alkes IGD RSU Kabanjahe, Erwin, saat menyegel salah satu alkes RSU Kabanjahe. (KAROPress/Adhif)

Kabanjahe (KAROPress)

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menyita dan menyegel sejumlah alat kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe yang ditaksir senilai Rp 1,4 milyar dari APBD 2008 Karo terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di institusi tersebut.

Alat yang disita yaitu dua unit suction pump, dua unit oksigen concentrate, dua unit nebulizer, dua unit minor surgery set, satu unit siringe pump, satu unit infussion pump, satu unit vital sign monitor, satu unit meja operasi, satu unit lampu operasi mobile, satu set THT set, satu unit Head Lamp beserta sejumlah dokumen yang berkaitan dengan proyek tersebut.

Khusus untuk peralatan, setelah disita dan disegel, kita titipkan di RSU Kabanjahe. Karena, peralatan ini digunakan untuk publik. Kita tidak ingin pelayanan kesehatan kepada masyarakat terganggu, ujar Ketua Tim Penyidikan Alkes IGD RSU Kabanjahe, Henry Silitonga SH, didampingi anggota Erwin SH dan Esron Sitanggang, kepada KAROPress di RSU Kabanjahe, Rabu (2/12/2009) sekitar pukul 15.30 Wib.

Henry mengatakan, pihaknya sengaja menyegel peralatan tersebut guna menghindari adanya upaya oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengganti barang bukti barang bukti tersebut. Sedangkan, dokumen tetap akan dibawa ke Kejatisu. Status peralatan tersebut tetap sebagai barang bukti, katanya.

Kedatangan tim Kejatisu di RSU Kabanjahe yang didampingi Plt. Kajari Kabanjahe, Usman SH MH, Kasi Pidana Khusus Albert Pangaribuan SH dan Kasi Intel Rizal Siregar SH ini disambut oleh Plt. Direktur RSU Kabanjahe, dr Thomas Silangit.

Pantauan KAROPress, sesampainya di RSU Kabanjahe, Tim Penyidik langsung menuju UGD dan meminta dipertemukan dengan Plt. Direktur RSU Kabanjahe. Salah seorang pegawai rumah sakit itu langsung menghubungi direkturnya. Tak lama berselang, dr Thomas Silangit pun tiba.

Selanjutnya, tim penyidik langsung mengutarakan maksud kedatangannya. Mengetahui hal tersebut, dr Thomas Silangit tidak berbuat banyak dan mengizinkan tim penyidik untuk menjalan tugasnya. Saya baru dua minggu menjabat sebagai pelaksana tugas. Jadi, saya belum tahu banyak tentang hal ini. Saya persilahkan bapak untuk menjalankan tugasnya, ujar Silangit.

Sekitar sepuluh menit berbincang, tim penyidik langsung menyegel sebelas jenis alkes yang berkaitan dengan kasus tersebut. Sejumlah dokumen yang berkaitan dengan permasalahan tersebut juga disita untuk dibawa ke Kejatisu.

Dalam penyitaan yang berlangsung sekitar 60 menit itu, tidak tampak adanya gangguan kepada pelayanan rumah sakit tersebut. Perawat dan pegawai yang bertugas, tetap menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya.

Kita upayakan secepatnya untuk melimpahkan kasus ini berikut berkas perkara, barang bukti dan tersangka ke Kejari Kabanjahe untuk disidangkan. Kita tinggal menunggu saksi ahli dari BPK tentang jumlah kerugian negara dalam kasus ini, ujar Henry.

Seperti disiarkan sebelumnya, Kejatisu telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini pada Senin (16/11), masing-masing Direktur RSU Kabanjahe dr SG, F Br B selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan PG selaku rekanan pengadaan Alkes RSU Kabanjahe. (kpa/kbj)

One Response to Kejatisu sita Alkes RSU Kabanjahe senilai Rp 1,4 Milyar

  1. Pingback: Tersangka korupsi Alkes RSU Kabanjahe diserahkan ke Kejari « KAROPress

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: