LSM desak Kajari Kabanjahe berantas tipikor di Karo

ilustrasi (wordpress.com)

ilustrasi (wordpress.com)

Kabanjahe (KAROPress)

Ketua LSM Panji Demokrasi kabupaten Karo, Cici Ardy, mendesak Kajari Kabanjahe untuk serius memberantas kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Karo. Pasalnya, hingga saat ini, belum seorang pun ditetapkan sebagai tersangka terkait pengerjaan proyek Gerakan Reboisasi Hutan dan Lahan (Gerhan) di desa Garingging dan desa Parbatuan senilai 500 juta lebih dari APBD Karo TA 2008.

Jangan nanti sejumlah pejabat diperiksa. Ternyata, penanganan kasusnya mengambang. Hal itu akan menimbulkan preseden buruk bagi aparat penegak hukum di Bumi Turang, ujar Cici kepada wartawan, Selasa (15/09/2009), di Kabanjahe.

Menurutnya, Muda Hutasuhut yang telah menjabat selama 6 bulan lebih sebagai Kajari Kabanjahe, harus membuktikan komitmennya memberantas korupsi di daerah ini agar dapat menimbulkan efek jera terhadap pejabat yang melakukan korupsi.

Sesuai pemberitaan di media, imbuh Cici,kadis kehutanan Karo telah diperiksa. Berarti, sejumlah kabidnya juga telah menjalani pemeriksaan dengan kasus yang sama. Karena itu, apabila telah memenuhi bukti yang akurat dan menimbulkan kerugian negara, Kajari Kabanjahe jangan segan-segan untuk menindaknya .

Sesuai dokumen,pengerjaan proyek Gerhan di Desa Garingging dan Desa Parbatuan Kecamatan Merek Kabupaten Karo seluas 50 ha. Dengan ketentuan, penanamanPinus 5000 batang, Eucalyptus 2.500 batang, ingul 2.500 batang dan pokat 2500 pohon. Namun, pengerjaan Gerhan tersebut dialihkan ke desa Bukit kecamatan Dolat Rakyat.

Ini tidak dibenarkan dari segi peraturan. Pengerjaan suatu proyek, sesuai APBD telah ditentukan tempatnya namun dialihkan ke tempat lain dan hal itu harus melalui persetujuan DPRD, katanya.

Cici juga menyinggung soal dugaan penyimpangan proyek Gerhan dari APBN TA 2006 senilai Rp 3 Milyar. Padahal, oknum Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Pemkab Karo, Timotius Ginting, telah diperiksa Polres tiga tahun lalu, di era Kapolres Karo, AKBP Ricky Wakanno.

Pelaksanaannya, kata Cici, terindikasi banyak menyimpan misteri, mark up dan fiktif. Diantaranya, 7607 bibit ditemukan masyarakat dan polisi di salah satu jurang di pinggir desa Kutambaru kecamatan Munthe. Temuan lainnya, penimbunan ribuan bibit di desa Serdang kecamatan Barusjahe. Namun hingga saat ini, Polres Karo belum menetapkan seorang pun sebagai tersangka.

Kejari Kabanjahe jangan mempetieskan penanganan kasus dugaan korupsi di Dinas Kehutanan Karo termasuk di instansi lainnya d lingkungan Pemkab Karo, pintanya. (reg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: