Didakwa menipu, oknum anggota DPRD Karo dituntut 10 bulan

ilustrasi (blogspot.com)

ilustrasi (blogspot.com)

Kabanjahe (KAROPress)

Didakwa melakukan penipuan sebesar Rp 50 juta dalam pencalonan sebagai legislatif, oknum anggota DPRD Karo dari Fraksi PDIP Bersatu, KMP (51), warga Desa Munte Kecamatan Munte, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 10 bulan penjara dalam persidangan di ruang sidang IV Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe, Selasa (15/09/2009).

Fery Ritonga, yang membaca tuntutan JPU menyebutkan, bulan Februari 2004, terdakwa menemui korban, Asli Bangun dan Teratur Tarigan yang berada di rumah Siti Aminah Peranginangin yang juga Ketua PAC PDIP Kabupaten Karo di Desa Tiga Panah Kecamatan Tiga Panah.

Terdakwa ingin kedua korban mau membantu dana kampanye,termasuk dana kontribusi partai untuk terdakwa agar terpilih menjadi anggota legislatif DPRD Karo dari Partai PDIP periode 2004-2009, ucap Fery.

Kemudian, terdakwa meminta langsung kepada kedua korban Asli Bangun dan Teratur Tarigan dengan mengatakan, Tolonglah siapkan dana Rp 50 juta, agar saya bisa menjadi Caleg. Apabila terpilih sebagai caleg, penghasilan terdakwa dibagi dua (50%) dengan kedua korban, ucap terdakwa seperti yang ditirukan Fery.

Lebih lanjut, antara terdakwa, kedua korban dan Siti Aminah Peranginangindibuat kesepakatan diatas akte perjanjian No. 47 yang ditandatangani di depan notaris yang isinya mengatakan, jika tidak terpilih sebagai anggota DPRD Karo, tidak dapat dituntut pengembaliannya.

Tetapi, apabila terpilih sebagai anggota DPRD Karo maka terdakwa segala pemasukan yang diterima selaku anggota DPRD Karo periode 2004-2009, baik gaji, APBD, RAPBD Laporan Pertanggung Jawaban kepala daerah, Purna Bakti dan lain-lain pemasukan dari DPRD Karo akan dibagi dua dengan Asli Bangun dan Teratur Tarigan.

Selanjutnya, korban Asli Bangun dan Teratur Tarigan memberikan dana tersebut berupa cek tunai dari Bank BNI Kabanjahe masing-masing sebesar Rp 25 juta melalui Siti Aminah Peranginangin.

Namun, setelah terpilih menjadi anggota DPRD Karo periode 2004-2009, terdakwa tidak menepati janjinya untuk membagi penghasilan sebesar 50% dari pendapatan penghasilannya.

Sehingga akibat perbuatan terdakwa, korban Asli Bangun dan Teratur Tarigan merasa dirugikan dan melaporkan perbuatan terdakwa ke Polres Karo untuk diperoses secara hukum.

JPU menilai, terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUH Pidana dalam dakwaan pertama dan terdakwa dibebani membayar biaya perkara sebesar seribu rupiah. (reg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: