Sudah setahun, kematian Bripka Hotmajon Matondang belum terungkap
21 August, 2009 2 Comments
Kabanjahe (KAROpress)
Meski sudah lebih setahun, misteri tewasnya anggota Satuan Narkoba Polres Karo, Bripka Hotmajon Matondang (38), warga Jalan Cinta Rakyat Padang Bulan Medan ini, belum terungkap.
Kapolres Karo melalui Kasat Reskrim AKP Lukmin Siregar mengatakan, pihaknya mengalami kendala dalam mengungkap kasus ini karena tidak seorang pun saksi yang mengetahui peristiwa itu, termasuk tidak ditemukannya sidik jari pelaku.
“Sidik jari pelaku tidak ditemukan karena kejadiannya di sungai, termasuk senjata api milik korban hingga saat ini belum ditemukan,” ujar Lukmin kepada KAROpress, di ruang kerjanya, Jum’at (21/08/2009).
Sesuai hasil otopsi, imbuh Lukmin, kematian korban disebabkan tembakan dari kiri yang menembus bagian kanan kepala. Selain itu, juga ditemukan bekas benturan benda keras di tubuh korban yang belum diketahui penyebabnya.
“Ini masih dalam penyelidikan dan kita tidak putus asa mengungkap kasus itu. Hingga kini, 50 saksi telah kita mintai keterangan,” ungkapnya
Sekedar mengingatkan, jasad Hotmajon Matondang ditemukan Mubarok, warga Desa Pertumbukan Kecamatan Tiga Binanga, di sungai Lau Mandin Kecamatan Tiga Binanga, pada Kamis (3/7/2008), sekitar pukul 15.00 WIB.
Mubarok melihat sosok mayat tersangkut dalam keadaan membusuk didahan pohon yang menjorok ke sungai. Penemuan itu langsung dilaporkannya ke Polsek Tiga Binanga yang kemudian membawa korban ke RSU Kabanjahe.
Dari jasad korban, Polres Karo menemukan identitas diri, uang yang tersimpan rapi di dompet dan cincin emas yang melingkar di jari manisnya. Dikening korban terdapat luka seperti bekas tembakan, luka berbentuk lubang di pelipis kanan tembus ke pelipis kiri yang diduga akibat tembusan peluru senjata api, namun proyektilnya tidak ditemukan.










oknum polisi saja mati mengenaskan sampai skrg tidak terungkap , ada apa ya ??? kenapa sampai gk terungkap …. hehehehe jangan2 ?? kalau secara akal sehat & hatinurani saya yakin 100% ini pasti akan terungkap . yah gak perlu to kita yg mengajari polisi . penyidik tunggal kok lemah spti itu . maaf bukan saya menyinggung , tapi saya yakin kalau pihak polres karo serius mengungkap ini so pasti pembunuhnya pasti akan tertangkap & motif kematiannya pasti akan terungkap tuntas . “ayo pak agung , tunggu apa lagi ??” secara pribadi saya mendukung pak , bapak pasti bisa … jaya selalu polri
Pingback: Kapolda: Usut tewasnya Bripka Hotmajon Matondang « KAROPress